
Pengenalan Masalah
Viral di media sosial, pengendara mobil dengan pelat luar kota menjadi korban pemalakan di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta. Situasi ini mengingatkan pentingnya teknik defensive driving untuk menghadapi ancaman di jalan.
Analisis Situasi
Instruktur Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, menjelaskan bahwa preman sering memilih korban berdasarkan kondisi seperti ketidaksedian korban, jenis mobil menengah ke bawah, dan ketidaktahuan.
Tips Defensive Driving
1. Perhatikan Lingkungan
– Hindari jalan-jalan sepi atau kurang terang, terutama di malam hari.
– Aktifkan lampu mobil dan pastikan visibilitas maksimal.
2. Siapkan Mental
– Jangan pernah menunjukkan rasa takut atau bingung.
– Tetap tenang dan fokus pada situasi.
3. Pahami Teknik Evasi
– Jika terancam, lakukan manuver evasi dengan hati-hati.
– Prioritaskan keselamatan diri dan penumpang.
4. Gunakan Teknologi
– Aktifkan sistem keamanan mobil, seperti immobilizer dan alarm.
– Install aplikasi tracking untuk memantau mobil dari jarak jauh.
Rekomendasi Praktis
– Pastikan asuransi mobil mencakup risiko kejahatan.
– Berikan pelatihan defensive driving reguler untuk meningkatkan keterampilan.
Dengan menerapkan tips ini, pengendara dapat lebih siap menghadapi risiko di jalan.









