
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) buka suara tentang pembatalan keberangkatan calon jamaah haji furoda tahun 2025 setelah pemerintah Arab Saudi tidak menerbitkan visa. YLKI meminta pemerintah melindungi calon jemaah.
“Pemerintah diminta memastikan agar jamaah furoda yang batal berangkat tetap memperoleh pengembalian dana secara adil, wajar, dan transparan,” ujar Ketua YLKI Niti Emiliana, dikutip dari Antara , Senin (2/6/2025).
YLKI mengajukan sejumlah poin kepada pemerintah sebagai saran perlindungan kepada calon jemaah haji furoda. Pertama, pemerintah harus mengawasi secara ketat proses refund dan menjamin adanya kejelasan waktu pengembalian dana, sehingga konsumen tidak dirugikan lebih lanjut.









