Travel

**Kisah Tragis Tumenggung Endranata: Makam Pengkhianat di Desa Mataram yang Diinjak-Injak Setiap Hari**

×

**Kisah Tragis Tumenggung Endranata: Makam Pengkhianat di Desa Mataram yang Diinjak-Injak Setiap Hari**

Sebarkan artikel ini
**Kisah Tragis Tumenggung Endranata: Makam Pengkhianat di Desa Mataram yang Diinjak-Injak Setiap Hari**
**Kisah Tragis Tumenggung Endranata: Makam Pengkhianat di Desa Mataram yang Diinjak-Injak Setiap Hari**

Pengalaman Mencekam di Desa Mataram
Siapa sangka, di balik keindahan alam dan sejarah kaya Desa Mataram, terdapat kisah tragis yang mengejutkan. Makam Tumenggung Endranata, pengkhianat yang menjadi penyebab kegagalan serangan Sultan Agung ke Batavia pada 1629, kini diinjak-injak setiap hari oleh warga. Datang dan jelajahi sendiri makam ini, yang tidak hanya penuh makna sejarah, tetapi juga menjadi simbol ironis dari pengkhianatan dan dendam.
Tips Perjalanan ke Desa Mataram
Rute: Dari Kota Solo, Anda bisa naik bus atau mobil pribadi ke arah Desa Mataram, sekitar 30 menit perjalanan.
Biaya: Masuk ke area makam tidak dikenakan biaya, tetapi disarankan membawa uang untuk oleh-oleh khas daerah.
Waktu Terbaik: Kunjungi pada pagi atau sore hari untuk menghindari cuaca panas dan menikmati pemandangan yang lebih indah.
Pesona Lokal dan Sejarah
Selain makam Tumenggung Endranata, Desa Mataram juga memiliki daya tarik lain seperti candi-candi kuno dan pemandangan alam yang eksotis. Banyak warga setempat yang ramah dan bersedia menceritakan kisah-kisah menarik di balik sejarah desa ini.
Alasan Mengunjungi Desa Mataram
Tidak hanya sebagai destinasi wisata alam, Desa Mataram juga menawarkan pengalaman sejarah yang dalam. Dengan melihat sendiri makam Tumenggung Endranata, Anda akan lebih memahami dinamika sejarah Mataram dan dampak dari pengkhianatan yang merusak rencana Sultan Agung. Datang dan raikan petualangan sejarah Anda di Desa Mataram!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *