
Pengalaman Menyegarkan di Tengah Glodok
Di antara keramaian pecinan Glodok, Jakarta Barat, tersembunyi warisan budaya yang tak hanya menggugah selera, tapi juga hati. Namanya Kopi Es Tak Kie, kedai kopi legendaris yang telah bertahan sejak 1927. Sebagai penjaga budaya Tionghoa di tengah kota Jakarta, kedai ini menawarkan lebih dari sekadar minuman; ia menjadi jendela ke masa lalu yang kaya.
Pesona Lokal dan Keunikan Sejarah
Kopi Es Tak Kie terletak di tengah pasar, menjadi saksi bisu perjalanan waktu. Dengan resep kopi tradisional yang dilestarikan hingga kini, kedai ini menawarkan pengalamanunik bagi para traveler yang ingin merasakan warisan sejarah melalui gelas. Tak heran, meski sudah berusia lebih dari 90 tahun, kedai ini tetap eksis dan diminati.
Tips Perjalanan dan Fakta Unik
– Rute: Lokasi yang mudah dijangkau dari stasiun atau terminal Glodok.
– Waktu Terbaik: Datang pagi atau sore untuk menikmati suasana yang lebih tenang.
– Biaya: Harga terjangkau, sekitar Rp 10.000-Rp 20.000 per gelas.
Kopi Es Tak Kie tidak hanya tempat minum, tapi juga ruang budaya yang merawat tradisi Tionghoa. Dengan nuansa sejarah yang kental, kedai ini menjadi destinasi wajib bagi siapa pun yang ingin merasakan Jakarta yang autentik.
Penutup: Kenapa Wajib Dikunjungi?
Kopi Es Tak Kie adalah lebih dari sekadar kedaiāia adalah tempat dimana sejarah, budaya, dan kenikmatan kopi bertemu. Dengan sejarah panjangnya, kedai ini menjadi bukti bahwa warisan budaya bisa bertahan melalui generasi. Jadi, apakah Anda siap merasakan ‘kesederhanaan’ yang menawan di gelas kopi ini?







