
Lihatlah, Ponorogo Menyongsong Masa Depan!
Siapa yang tidak terpesona oleh kemegahan Monumen Reog Ponorogo yang hampir rampung? Dengan ketinggian 126 meter, monumen ini tidak hanya mengalahkan patung Garuda Wisnu Kencana di Bali, tetapi juga menjadi ikon baru di Jawa Timur. Dalam artikel terpopuler detikTravel, Senin (3/11/2025), kita diajak melihat bagaimana Ponorogo siap menjadi destinasi wisata unggulan setelah Reog Ponorogo diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh UNESCO pada 3 Desember 2024 lalu di Asunción, Paraguay.
Pesona Monumen dan Museum Reog
Monumen Reog Ponorogo tidak hanya menjadi simbol kebanggaan lokal, tetapi juga menandai momentum penting dalam sejarah budaya Indonesia. Dengan Museum Reog yang terintegrasi, wisatawan bisa merasakan pengalaman yang lebih dalam tentang warisan budaya ini. Tak heran, tempat ini sudah menjadi magnet bagi pecinta sejarah dan wisata alam.
Tips untuk Menikmatinya
Bagi Anda yang tertarik mengunjungi Monumen Reog Ponorogo, datanglah saat musim kering untuk menikmati pemandangan terbaik. Rute terbaik adalah melalui jalur utama Ponorogo, yang mudah diakses dari Surabaya atau Malang. Jangan lupa, ajaklah guide lokal untuk mendapatkan cerita menarik di balik setiap detail monumen ini.
Mengapa Ponorogo Wajib Dikunjungi?
Dengan ditetapkannya Reog Ponorogo sebagai WBTb dan kemegahan Monumen Reog yang baru selesai, Ponorogo tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga tempat untuk merenungkan warisan budaya yang perlu dilestarikan. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan keindahan ini sendiri.







