
Menelusuri Kisah Tragis Warga Baduy Dalam
Seorang warga kampung adat Baduy Dalam, Repan (16), mengalami hari yang tak terlupakan. Dibegal di Jalan Pramuka Raya, Jakarta Pusat, dia kehilangan tas berisi uang dan madu dagangan. Kerugian material mencapai Rp 4,5 juta, yang menambah derita pedalanya sebagai petani madu.
Perjalanan dari Desa ke Ibukota
Repan berasal dari desa terpencil, tempat dimana rindangnya pepohonan menjanjikan hidangan alami. Namun, petualangannya di Jakarta tidak semudah yang diperkirakan. Dibegal oleh kelompok jambret yang beraksi dengan dua sepeda motor, dia tidak hanya kehilangan barang, tetapi juga keyakinan diri.
Reaksi Gubernur Banten: Harapan untuk Perubahan
Gubernur Banten, Andra Soni, tidak diam. Dia membuka suara mengenai insiden ini, menandakan bahwa pemerintah tidak hanya mengecek korban, tetapi juga berusaha mencegah kejadian serupa di masa depan.
Mengapa Destinasi Ini Wajib Dikunjungi?
Baduy Dalam adalah surga tersembunyi bagi pencinta alam dan budaya. Dengan fakta unik seperti tradisi pengolahan madu alami, desa ini menawarkan pengalaman autentik yang jarang ditemukan di kota besar. Jika Anda berniat mengunjungi, pastikan untuk menikmati panorama alamnya yang eksotis dan mendukung usaha Repan dan warganya.







