
Kementerian Kehutanan menyampaikan janji akan komitmen untuk mempercepat pengakuan hutan adat dan mendorong kolaborasi pendanaan bagi masyarakat adat yang inklusif. Dipatok target 1,4 juta hektare hutan adat dalam empat tahun ke depan.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Penasihat Utama Menteri Kehutanan Silverius Oscar Unggul dalam forum internasional Forest Solutions: Action for Forests and Direct Access to Finance for Indigenous Peoples and Traditional Communities yang diselenggarakan Greenpeace di atas kapal Rainbow Warrior pada Sabtu (15/11/2025).
Acara dibuka dengan penayangan film dokumenter “Juruá – Memories of a River”, yang mengangkat kisah perjuangan masyarakat Sungai Juruá, Brasil, dalam mempertahankan hutan dan identitas budaya mereka. Setelah itu dilanjutkan diskusi panel yang mempertemukan pemimpin adat, pembuat kebijakan, dan pakar lingkungan dari berbagai negara.











