![[judul]](https://cepatnews.com/wp-content/uploads/2025/11/featured_1764037512818.webp)
Kepolisian Resor (Polres) Badung menyebut turis China, Deqing Zuoga, yang tewas di Clandestino Hotel, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, bukan diakibatkan oleh keracunan. Pernyataan itu disampaikan merujuk bukti pemeriksaan laboratorium.
“Setelah dilakukan pemeriksaan laboratoris kriminalistik bahwa bahasa racun itu sudah tidak terdeteksi dalam pemeriksaan laboratoris kriminalistik. Jadi, racun, pestisida, arsen, sianida maupun metanol, dan alkohol tidak terdeteksi. Sehingga, bahasa yang berkembang, racun itu sudah terpatahkan secara scientific investigation ,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Badung, AKP Azarul Ahmad, di kantornya, Senin (24/11/2025), dilansir detikBali .
Sementara itu, dokter Instalasi Forensik dan Pemulasaran Jenazah Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah, Denpasar, Kunthi Yulianti, menjelaskan setelah mengambil sampel dari beberapa organ korban, termasuk darah, urin, cairan lambung, hati, paru-paru, dan ginjal, untuk diperiksa di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali, menunjukkan hasil tidak ditemukan senyawa beracun.











