
Instruksi Krisis untuk Penerbangan Aman
Penggemar perjalanan udara di Indonesia mungkin akan merasakan goncangan tak terduga akhir November ini. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (ditjen hubud) Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan instruksi紧急 untuk semua operator penerbangan di tanah air. Mereka diminta memastikan komputer Aileron Elevator Computer (elac) pada pesawat Airbus A320 berada dalam kondisi layak pakai sebelum setiap penerbangan. Instruksi ini muncul sebagai respons terhadap pesan resmi dari Airbus pada 28 November 2025 dan diperkuat dengan Emergency Airworthiness Directive (EAD) dari EASA yang efektif sehari kemudian.
Dampak_recall_untuk_penerbangan_di_Indonesia
_recall ini diperkirakan akan mengganggu rutinitas penerbangan di Indonesia, mengingat banyaknya maskapai yang menggunakan Airbus A320. Ditjen Hubud memastikan bahwa langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan penumpang dan kru. Namun, penumpang yang sudah merencanakan perjalanan menggunakan pesawat ini dianjurkan untuk segera menghubungi maskapai untuk informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan.
Rekomendasi untuk Penumpang
Jika Anda adalah salah satu dari penumpang yang terdampak, jangan ragu untuk mengecek status penerbangan Anda melalui situs resmi maskapai atau kontak customer service. Ditjen Hubud juga merekomendasikan agar penumpang selalu memantau informasi terkini sebelum berangkat ke bandara.
Penutup
Meskipun_recall ini mungkin menimbulkan ketidaknyamanan, prioritas utama Ditjen Hubud adalah keselamatan. Sebagai penumpang, penting untuk tetap waspada dan update informasi terbaru sebelum melakukan perjalanan udara. Jangan biarkan _recall ini menghancurkan rencana perjalanan Anda, tetapi jadikan ini sebagai pelajaran untuk selalu memastikan keamanan dalam setiap perjalanan.
#AirbusRecallA320 #PenerbanganAman #DitjenHubud











