
Menjelajahi Desa Sekumur yang Ditabrak Banjir
Imajinasikan diri Anda melangkah di Desa Sekumur, Aceh Tamiang, yang dikenal sebagai tempat dengan keindahan alam yang menakjubkan. Namun, di balik kecantikannya, desa ini baru saja melewati musibah yang mengerikan. Banjir bandang yang melanda pada akhir November lalu telah menghancurkan lebih dari 280 rumah, menggusur lebih dari 1.234 jiwa, dan meninggalkan hanya masjid dan tumpukan kayu sebagai saksi bisu dari bencana.
Daya Tarik alam dan Sejarah
Sebelum bencana, Desa Sekumur adalah destinasi yang jarang diketahui, menawarkan pemandangan alam yang menenangkan dan budaya lokal yang kaya. Letaknya di kawasan Sekerak, Aceh Tamiang, membuatnya menjadi tempat ideal untuk pecinta alam. Warga setempat dikenal ramah dan hangat, selalu siap menceritakan sejarah dan mitos desa mereka.
Tips Perjalanan ke Desa Sekumur
Jika Anda tertarik untuk mengunjungi Desa Sekumur, berikut beberapa tips yang mungkin berguna:
– Rute: Dari Banda Aceh, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum menuju Aceh Tamiang. Dari sana, ikuti jalan menuju Sekerak dan lanjutkan perjalanan ke desa tersebut.
– Waktu Terbaik: Musim kering adalah waktu terbaik untuk mengunjungi desa ini, biasanya dari April hingga September. Namun, setelah banjir, desa ini mungkin memerlukan waktu untuk pulih, jadi pastikan untuk mengecek informasi terkini.
– Akomodasi: Saat ini, akomodasi di desa ini mungkin terbatas, jadi lebih baik menginap di kota terdekat seperti Aceh Tamiang dan berwisata sehari ke desa.
Penutup: Mengapa Desa Sekumur Wajib Dikunjungi
Meskipun baru saja mengalami musibah, Desa Sekumur menawarkan pesona alam yang jarang ditemukan di tempat lain. Tempat ini adalah reminder akan kekuatan alam dan keuletan masyarakat yang hidup di dalamnya. Dengan mengunjungi desa ini, Anda tidak hanya memanjakan diri dengan pemandangan, tetapi juga mendukung pemulihan masyarakat setempat.









