Perjumpaan dengan Bedug Raksasa
Masjid Istiqlal tidak hanya menjadi tempat ibadah megah, tetapi juga rumah bagi bedug raksasa yang menakjubkan. Dengan ukuran yang menjanjikan dan sejarah panjang, bedug ini menjadi simbol tradisi Islam Nusantara. Bagaimana tidak, bedug ini terbuat dari kayu meranti berusia ratusan tahun yang berasal dari hutan pedalaman Kalimantan Timur. Perjalanan kayu ini tidak biasa—ditemukan kembali di Taman Mini Indonesia Indah sebelum akhirnya diolah menjadi bedug yang kita lihat saat ini.
Sejarah dan Makna di Balik Bedug
Bedug raksasa ini tidak hanya sekadar alat musik, tetapi juga memiliki makna sejarah yang dalam. Dibuat atas permintaan khusus Ibu Tien Soeharto pada tahun 1972, bedug ini bertujuan untuk melengkapi kemegahan Masjid Istiqlal sebagai simbol tradisi Islam Nusantara. Setiap kali bedug ini dipukul, hampir terasa seperti melihat sejarah Indonesia yang kaya dating dari masa lalu.
Pesona dan Tips untuk Menikmatinya
Untuk menikmati keindahan bedug raksasa ini, Anda bisa mengunjungi Masjid Istiqlal yang terletak di tengah kota Jakarta. Tak perlu khawatir dengan biaya, karena masjid ini terbuka untuk umum dan bebas tiket masuk. Namun, pastikan untuk mengunjungi saat waktu sholat atau acara khusus agar bisa melihat bedug ini dipukul langsung.
Mengapa Wajib Dikunjungi
Bedug raksasa di Masjid Istiqlal adalah destinasi wajib bagi siapa saja yang tertarik dengan sejarah, budaya, dan arsitektur Indonesia. Dengan menggabungkan nilai-nilai tradisi dengan kemegahan arsitektur modern, bedug ini menjadi representasi sempurna dari warisan Nusantara yang berusia ratusan tahun. Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan atmosfer sejarah di tempat ini!









