
Penghentian sementara kapal wisata di perairan Labuan Bajo tidak mengurangi kunjungan wisatawan ke daratan utama. Turis tetap memadati destinasi populer, menikmati pemandangan dan kawasan wisata darat di sana.
Kapal-kapal wisata dilarang berlayar karena cuaca ekstrem dan tragedi dua kapal tenggelam di LabuanBajo,Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Aktivitas kapal wisata di perairan Labuan Bajo disetop sejak 26 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.









