
Pengalaman Menakjubkan di Desa Tuksongo
Siapa yang tidak terkagum-kagum dengan pemandangan alam yang menawan? Desa Tuksongo, Borobudur, menawarkan salah satu keajaiban alam yang jarang ditemukan—pohon randu alas berukuran raksasa yang menjadi ikon daerah ini. Namun, kabar mengejutkan datang saat rencana penebangan pohon berusia ratusan tahun ini batal dilakukan. Penelitian yang akan dilakukan oleh tim dari Pemkab Magelang menjadi alasan utamanya.
Keindahan Alam dan Misteri Lokal
pohon raksasa ini tidak hanya menjadi daya tarik visual, tetapi juga memiliki sejarah dan cerita menarik di baliknya. Sebelum rencana penebangan, acara selamatan dengan 7 ingkung dan 9 jenang warna merah putih dilaksanakan, menandakan pentingnya pohon ini dalam budaya setempat. Namun, sebelum acara tersebut, pohon ini sudah dipasangi tali tambang dan beberapa ranting di bawahnya dipangkas. Kedatangan tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang membawa kabar baik—penebangan batal.
Tips Perjalanan ke Desa Tuksongo
Jika Anda tertarik mengunjungi pohon randu raksasa ini, berikut adalah tips yang mungkin berguna:
– Rute: Dari Borobudur, ikuti jalur menuju Desa Tuksongo. Perjalanan bisa dilakukan menggunakan mobil atau motor, tetapi pastikan kondisi jalan yang mungkin tidak mulus.
– Waktu Terbaik: Kunjungi saat musim kering untuk menghindari jalan yang licin.
– Fakta Unik: Pohon ini tidak hanya menjadi ikon, tetapi juga dianggap memiliki makna spiritual bagi masyarakat setempat.
Penutup: Kenapa Destinasi Ini Wajib Dikunjungi?
Pohon randu raksasa di Desa Tuksongo adalah contoh sempurna bagaimana alam dan budaya saling keterkaitan. Keberadaannya yang batal ditebang karena penelitian menambah nilai sejarah dan misteri di baliknya. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati keindahan alam dan budaya yang unik hanya di Desa Tuksongo, Borobudur.











