
Prancis kembali menjadi sorotan internasional setelah Museum Louvre dan Istana Versailles memutuskan untuk menaikkan harga tiket bagi wisatawan non-eropa. Keputusan ini tidak hanya memicu perdebatan tentang keadilan akses seni, tetapi juga mengundang kritik keras dari Serikat Pekerja. Bagaimana ini akan mempengaruhi wisatawan internasional dan apa yang bisa dilakukan untuk menikmati keindahan Prancis dengan lebih hemat? Simak ulasannya berikut ini.
Keindahan Alam dan Sejarah Prancis
Prancis terkenal sebagai negara dengan warisan sejarah dan budaya yang kaya. Dari Menara Eiffel hingga Istana Versailles, setiap sudut negeri ini menawarkan pengalaman tak terlupakan. Namun, kenaikan harga tiket Louvre sebesar 45% menjadi 32 euro (Rp 560 ribu) untuk wisatawan non-Eropa mulai 14 Januari 2026, tentu menjadi pertimbangan tersendiri. Selain itu, Istana Versailles juga menaikkan tarif tiket sebesar 3 euro (Rp 52 ribu).
Tips Perjalanan ke Prancis
Jika Anda merencanakan liburan ke Prancis, berikut beberapa tips yang mungkin membantu:
1. Waktu Terbaik: Kunjungi Prancis pada musim semi atau gugur untuk menghindari keramaian dan cuaca ekstrem.
2. Alternatif Penghematan: Pertimbangkan untuk mendapatkan tiket combo atau wisata grup untuk mendapatkan diskon.
3. Pengalaman Lokal: Jelajahi kota-kota kecil di luar Paris untuk menikmati budaya autentik dengan biaya lebih terjangkau.
Pesona Lokal yang Tidak Terlupakan
Selain Louvre dan Versailles, Prancis menawarkan destinasi lain seperti Pantai Nice, pegunungan Alpen, dan kota-kota wine region seperti Bordeaux. Setiap tempat memiliki cerita dan keindahan yang layak diusahakan.
Akhirnya, meskipun kenaikan harga tiket mungkin menjadi hambatan, Prancis tetap menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Dengan perencanaan yang matang dan tips hemat, Anda tetap bisa menikmati keindahan negeri ini sambil mengeksplorasi budaya dan sejarahnya yang kaya.





