
Pengalaman Liburan yang Berbeda
Mendaki gunung atau menikmati keindahan alam di taman nasional menjadi salah satu kegiatan paling populer saat liburan. Namun, kementerian kehutanan (Kemenhut) berencana untuk memperketat aturan masuk bagi para pengunjung demi keberlanjutan. “Kami berharap taman nasional ini menjadi eco tourism, bukan mass tourism seperti Bali,” ungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam acara Indofest 2025.
Pesona Alam yang Tidak Terlupakan
Kemenhut mengelola 57 taman nasional dari Sabang sampai Merauke, serta 134 Taman Wisata Alam yang menawarkan keanekaragaman flora, fauna, dan budaya. Dari hutan hujan tropis hingga pegunungan tertinggi, setiap taman nasional memiliki daya tarik unik yang menunggu untuk dieksplorasi.
Tips dan Fakta untuk Perjalananmu
– Rute dan Waktu Terbaik: Sebelum berkunjung, pastikan untuk mengecek informasi rute dan jadwal yang tersedia. Musim kemarau biasanya menjadi waktu terbaik untuk menjelajahi taman nasional.
– Biaya dan Persiapan: Setiap taman nasional memiliki tarif masuk yang bervariasi. Pastikan untuk membawa perlengkapan seperti sepatu hiking, pakaian nyaman, dan obat-obatan seperlunya.
– Konservasi dan Etika: Dengan menjadi pengunjung yang bertanggung jawab, kita dapat menjaga keindahan alam ini untuk generasi berikutnya.
Mengapa Ini Wajib Dikunjungi?
Taman nasional bukan hanya tempat untuk bersantai, tetapi juga laboratorium alam yang menawarkan pengalaman edukatif dan mempesona. Dengan aturan yang lebih ketat, Kemenhut berharap dapat menjaga keasrian alam sembari tetap memberikan akses bagi masyarakat untuk menikmatinya. Jadi, siapkan dirimu untuk petualangan yang menyegarkan dan penuh dengan pengalaman tak terlupakan!











