
Sebanyak 13 ribu pecalang dari 1.500 desa adat di seluruh Bali berkumpul dalam Gelar Agung Pecalang di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar, Sabtu (17/5/2025). Para pecalang secara tegas menolak premanisme dan menyampaikan sejumlah aspirasi lain, termasuk soal kesejahteraan.
Agenda itu diinisiasi oleh pasikian pecalang Bali. Sekretaris Pasikian Pecalang Bali, Ngurah Pradnyana, mengatakan bahwa acara itu dirancang hanya tiga hari sebelumnya atas inisiatif langsung dari para pecalang.
Antusiasme tinggi membuat ribuan pecalang hadir untuk menyatukan sikap dan menyampaikan aspirasi mereka kepada publik.









