Travel

**Airbnb dan Booking.com: Pariwisata di Atas Luka Palestina, Destinasi yang Menyembirkan Kontroversi**

×

**Airbnb dan Booking.com: Pariwisata di Atas Luka Palestina, Destinasi yang Menyembirkan Kontroversi**

Sebarkan artikel ini
**Airbnb dan Booking.com: Pariwisata di Atas Luka Palestina, Destinasi yang Menyembirkan Kontroversi**
**Airbnb dan Booking.com: Pariwisata di Atas Luka Palestina, Destinasi yang Menyembirkan Kontroversi**

Daya Tarik yang Mewah
Bersantai di kolam renang pribadi dengan pemandangan pegunungan Yudea, menikmati teras asri dengan perapian, atau menikmati sajian mewah di balkon lebar—ini adalah gambaran vila mewah yang ditawarkan oleh Airbnb. Namun, di balik daya tarik tersebut tersembunyi luka Palestina yang tak kunjung sembuh. PBB baru-baru ini memasukkan Airbnb dan Booking.com ke dalam daftar perusahaan yang diduga mendapat keuntungan dari genosida di Gaza. Kedua platform ini dinilai menawarkan wisata idaman di atas tanah yang sebenarnya dirampas dari warga Palestina.
Keindahan yang Menyembirkan Kontroversi
Vila tersebut, dengan view pegunungan Yudea yang menakjubkan, adalah salah satu dari ribuan properti yang dipromosikan di Israel. Namun, di balik kenyamanan dan kemewahannya, ada laporan bahwa tanah-tanah tersebut sebenarnya adalah hasil penggusuran warga Palestina. PBB menganggap bahwa perusahaan seperti Airbnb dan Booking.com tidak hanya menawarkan pengalaman wisata, tetapi juga turut serta dalam praktik yang merugikan masyarakat Palestina.
Tips Perjalanan yang Perlu Diperhatikan
Sebelum merencanakan perjalanan, penting untuk memahami konteks di balik destinasi yang Anda pilih. Meskipun promosi sering menonjolkan keindahan dan kenyamanan, ada baiknya untuk meneliti lebih jauh tentang asal-usul properti tersebut. Dukung wisata yang adil dan beretika dengan memilih akomodasi yang memiliki komitmen kuat terhadap kemanusiaan dan keadilan.
Penutup: Pertimbangkan dengan Bijak
Destinasi seperti ini menawarkan pengalaman yang mungkin tak terlupakan, namun dibayar dengan luka yang dalam bagi masyarakat Palestina. Sebagai wisatawan bijak, pertimbangkan dampak perjalanan Anda dan dukung industri pariwisata yang berkomitmen pada keadilan dan kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *