
Menpar Widiyanti Ditegur DPR, Sebongkar Krisis Keamanan di Gunung Rinjani
Gunung Rinjani, dengan puncaknya yang menjulang di Nusa Tenggara Barat, tidak hanya menyuguhkan keindahan alam yang memukau, tetapi juga menjadi sorotan kontroversi akhir-akhir ini. Kematian Juliana Marins, warga Brasil, di puncak gunung ini telah mengundang kritikan keras dari Komisi VII DPR RI. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, ditegur karena sistem keamanan pariwisata yang dinilai tidak memadai.
Bagaimana Kematian Juliana Memicu Gebrakan dari DPR?
Anggota Komisi VII, Samuel Wattimena, menyoroti sejumlah masalah krusial. Dari jasa tour guide hingga evakuasi darurat, semua aspek pengawasan di Rinjani menjadi bahan diskusi serius. “Apakah ada batasan jumlah pendaki per hari?” tanya Samuel dalam rapat, menekankan pentingnya memperbaiki sistem yang saat ini menimbulkan reputasi negatif bagi pariwisata Indonesia.
Tips dan Fakta: Pendaki Wajib Tahu!
– Rute dan Biaya: Pendakian Gunung Rinjani biasanya dimulai dari Base Camp di ketinggian 1.400 meter. Biaya untuk menyewa guide dan porter bervariasi, tetapi dianjurkan untuk memilih jasa legal untuk memastikan keamanan.
– Waktu Terbaik: Musim kering (April hingga Oktober) adalah waktu terbaik untuk mendaki, saat cuaca lebih stabil.
– Fakta Unik: Rinjani adalah gunung aktif dengan kawah yang indah, menawarkan pemandangan yang tak terlupakan.
Penutup: Rinjani, Tempat yang Wajib Dikunjungi dengan Perhatian!
Meski kejadian tragis Juliana mengguncang pariwisata, Gunung Rinjani tetap menjadi destinasi yang menjanjikan pengalaman tak terlupakan. Namun, penting untuk memastikan bahwa sistem keamanan diperkuat untuk menjaga integritas dan keamanan para wisatawan. Sebelum berangkat, pastikan untuk memeriksa informasi terbaru dan selalu berpegang pada petunjuk dari pihak keamanan setempat.
Dengan perbaikan yang tepat, Rinjani bisa kembali menjadi ikon pariwisata Indonesia yang aman dan menarik!





