
Seekor bayi harimau sumatera mati di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Bayi harimau itu karena malnutrisi dan dehidrasi.
Bayi harimau itu lahir pada 24 Juni 2025 sekira pukul 03.00 WIB. Kepala BKSDA Sumatera Barat, Hartono, mengatakan bayi harimau tersebut mati pada Selasa (1/7/2025).
“Tanggal 1 Juli jam 09.00, berdasarkan hasil pemeriksaan (tim medis), anak harimau dinyatakan mati. Terkait dengan situasi dan kondisi anak harimau yang mengalami malnutrisi dan dehidrasi, karena memang cuaca yang sangat-sangat luar biasa,” kata Hartono dalam penjelasan kepada wartawan, Rabu (2/7/2025), dilansir detiksumut, Jumat (4/7).











