
Pemerintah Spanyol mengambil langkah tegas terhadap Airbnb. Kementerian Hak Konsumen Spanyol memerintahkan platform penyewaan properti liburan tersebut untuk menarik lebih dari 65 ribu iklan yang dianggap melanggar aturan.
Langkah itu diambil berdasarkan temuan bahwa ribuan iklan di Airbnb berpotensi menyesatkan penyewa, di antaranya tidak mencantumkan nomor lisensi resmi, bahkan menggunakan nomor palsu. Selain itu, banyak iklan Airbnb tidak menjelaskan secara jelas pemilik properti itu individu atau perusahaan.
“Kami tidak bisa terus melindungi mereka yang memperlakukan hak atas perumahan sebagai komoditas bisnis,” kata Menteri Konsumen Pablo Bustinduy, dikutip dari AP, Selasa (20/5/2025).











