
Honda dikabarkan membatalkan proyek SUV listrik tiga baris mereka. Penyebabnya, Honda melakukan pemangkasan anggaran besar-besaran hingga 30% untuk beberapa model mobil listrik terbaru mereka yang akan dirilis pada 2030 mendatang.
Pemangkasan Anggaran dan Perubahan Strategi
Pada bulan Mei 2025, Honda mengumumkan pengurangan anggaran R&D dari 10 triliun yen (Rp 1.300 triliun) menjadi 7 triliun yen (Rp 910 triliun) untuk model-model tahun 2030. Sebagian dana yang dihemat dialokasikan untuk pengembangan mobil hybrid, menandakan pergeseran strategi perusahaan.
Perubahan Target Penjualan BEV
Honda juga dikabarkan tidak lagi menargetkan 30% penjualan mobil listrik baterai (BEV) dari total penjualan pada 2030. Ini menunjukkan bahwa perusahaan lebih fokus pada teknologi hybrid yang lebih kompetitif di pasar saat ini.
Penutup
Keputusan Honda untuk mengurangi fokus pada SUV listrik tiga baris dan beralih ke mobil hybrid menandakan adaptasi strategis terhadap dinamika pasar. Perusahaan menunjukkan kewaspadaan dalam alokasi sumber daya, seiring dengan perkembangan teknologi otomotif yang terus berubah.









