
Pengalaman Unik di Candi Borobudur
Candi Borobudur, salah satu situs warisan budaya terbesar di dunia, tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur tetapi juga pengalaman yang tak terlupakan. Salah satu langkah yang dilakukan Balai Konservasi Borobudur untuk menjaga pelestarian candi ini adalah mengharuskan wisatawan memakai sandal upanat sebelum naik ke atas. Sandal ini bukan sandal biasa—didesain khusus berdasarkan penelitian sejak tahun 2008 untuk mengurangi penggerusan lapisan batu candi.
Pesona Sandal Upanat
Desain sandal Upanat terinspirasi langsung dari relief dinding Candi Borobudur. Para peneliti berusaha mewujudkan sandal yang semirip mungkin dengan gambaran di relief tersebut. Menurut Hari Setyawan, arkeolog Museum Cagar Budaya Borobudur, “Sandal ini adalah alat kaki khusus yang didesain untuk menjaga integritas batu candi.”
Tips Perjalanan
Untuk wisatawan yang ingin berkunjung, pastikan untuk membawa sandal Upanat atau menyewanya di lokasi. Candi Borobudur terbuka setiap hari dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, dengan tiket masuk yang terjangkau. Musim penghujan (November-Maret) adalah waktu terbaik untuk menikmati keindahan alam sekitar, sementara musim kemarau (April-Oktober) menawarkan cuaca yang lebih cerah.
Mengapa Candi Borobudur Wajib Dikunjungi?
Selain keindahan dan sejarahnya, Candi Borobudur juga menawarkan pelajaran berharga tentang pentingnya konservasi budaya. Dengan menggunakan sandal Upanat, wisatawan tidak hanya menjaga candi tetapi juga ikut memelihara warisan budaya Indonesia. Jadi, siapkan sandal Upanat Anda dan siapkan diri untuk merengkuh sejarah di Candi Borobudur!











