
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih menanggapi penilaian bahwa Bali mulai sepi wisatawan pada periode libur Natal dan tahun baru (nataru) 2025/2026. Ajus mengatakan kondisi tersebut berpotensi berlanjut.
Bali dinilai menunjukkan anomali pada libur Nataru 2025/2026. Jika biasanya Pulau Dewata kebanjiran wisatawan di akhir tahun, tetapi kini berbeda.
Ajus berpendapat bahwa kondisi itu disebabkan oleh persoalan klasik di Bali yang tidak segera dituntaskan oleh pemerintah provinsi. Dia mengatakan masalah klasik itu mulai dari sampah, kemacetan, hingga banjir yang dinilai mengganggu kenyamanan wisatawan.







