
Perkenalan dan Dampak Cuaca pada Performa
Musim Formula E Jakarta 2023 tidak hanya memberikan aksi balapan yang seru, tetapi juga menyuguhkan fakta menarik terkait dampak cuaca panas pada para pebalap. Suhu tinggi di Sirkuit Ancol, Jakarta Utara, menjadi tantangan utama bagi pebalap Jaguar TCS Racing. Menurut James Barclay, Team Principal, kondisi tersebut membuat berat badan pebalap turun hingga 3 kg setelah setiap balapan, menunjukkan tingkat ketahanan dan fisik yang tinggi.
Faktor Penyebab dan Dampak pada Teknologi
Suhu tinggi di kabin mobil yang sempit dan seragam balap tebal menjadi penyebab utama penurunan berat badan drastis. Teknologi pendingin udara yang digunakan tidak dapat sepenuhnya mengatasi masalah ini, sehingga pebalap harus mengandalkan strategi pengelolaan energi dan cairan. Ini menunjukkan pentingnya evolusi teknologi pendingin dalam balap Formula E untuk meningkatkan kenyamanan dan performa.
Solusi dan Rekomendasi untuk Meningkatkan Performa
Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan perbaikan pada sistem pendingin di kabin mobil serta pengembangan seragam balap yang lebih ringan dan berdaya serap keringat tinggi. Peningkatan teknologi ini akan memberikan dampak positif pada performa pebalap dan durasi balapan.
Penutup:
Dengan memperhatikan dampak cuaca dan teknologi yang digunakan, para pebalap dapat meningkatkan kinerja mereka di lintasan. Evolusi teknologi dan perawatan khusus akan menjadi kunci untuk mengatasi tantangan seperti ini di masa depan.











