
Kawasan wisata tidak bisa hanya mengandalkan keindahan destinasi semata, tetapi juga harus didukung oleh keterlibatan aktif masyarakat setempat. Begitu pula wisata Jalan Braga yang tumbuh secara organik.
Ketua Prodi Magister Pariwisata Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Galih Kusumah, mengatakan keterlibatan masyarakat itu justru menjadi roh dari pariwisata yang berkelanjutan. Saat warga setempat dilibatkan dalam pengelolaan, pelayanan, hingga pelestarian lingkungan maka wisata tak hanya membawa manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan rasa memiliki terhadap tempat tinggal mereka.









