
Inovasi Transportasi Malaysia dengan AI
Malaysia sedang mengejar transformasi teknologi dalam sistem transportasi dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI). Melalui pendekatan yang canggih, negara ini bertujuan untuk mengatur lalu lintas dan memantau infrastruktur jalan secara efisien.
Implementasi Teknologi AI di Lalu Lintas
AI akan digunakan untuk menganalisis pola lalu lintas, memprediksi kepadatan, dan mengoptimalkan arus kendaraan. Ditambahkan pula sistem pemantauan yang dapat mendeteksi kondisi jalan secara real-time, sehingga memungkinkan tindakan preventif untuk menghindari kemacetan dan kerusakan jalan.
Peran Menteri Pekerjaan Malaysia
Rencana ini disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Malaysia, Datuk Seri Alexander Nanta Linggi, dalam forum Intelligent Transport Systems Asia Pacific 2025 di Korea Selatan. Dengan adopsi teknologi ini, Malaysia bertujuan untuk menjadi contoh dalam integrasi AI ke sistem transportasi regional.
Perspektif Masa Depan
Adopsi teknologi AI dalam transportasi bukan hanya sekadar inovasi, tetapi juga solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hidup masyarakat. Dengan implementasi yang matang, Malaysia berpotensi menjadi pemimpin dalam sektor transportasi canggih di kawasan Asia-Pasifik.











