
Pengalaman Mencekat di Gunung Rinjani
Gunung Rinjani, dengan puncaknya yang menantang dan keindahan alam yang luar biasa, selalu menjadi daya tarik bagi para pendaki dari berbagai belahan dunia. Namun, petualangan tak selalu berjalan mulus. Baru-baru ini, Pendaki asal Brasil mengalami musibah yang menyedihkan di gunung ini. Wanadri, organisasi pecinta alam tertua di Indonesia, memberikan tanggapan yang mengejutkan dan penuh belas kasih terhadap peristiwa ini.
Solidaritas Tim SAR dalam Evakuasi
“Kami ikut berduka cita atas musibah ini, terutama kepada korban dan keluarganya. Namun, kami juga merasa bangga terhadap tim SAR yang telah berjuang keras melawan medan berbahaya untuk mengevakuasi jenazah korban dengan baik,” ujar Alisar, Ketua Komisi Operasional Wanadri. Ini bukan hanya tentang resiko yang dihadapi, tetapi juga tentang solidaritas yang tak terhingga.
Tips dan Pesona Gunung Rinjani
Bagi Anda yang berencana mendaki Rinjani, persiapkan mental dan fisik dengan baik. Rute pendakian biasanya memakan waktu 2-3 hari, tergantung kecepatan. Usahakan berangkat di musim kering untuk menghindari cuaca yang buruk. Selain itu, jangan lupa membawa perlengkapan pendakian yang lengkap, termasuk senter, tenda, dan makanan ekstra.
Sebab Pentingnya Gunung Rinjani
Gunung Rinjani bukan hanya destinasi untuk pendaki, tetapi juga tempat yang penuh dengan keindahan alam dan budaya. Danau crater yang ada di puncaknya, Segara Anak, menjanjikan pemandangan yang tak terlupakan. Jadi, meskipun ada resiko, Rinjani tetap menjadi destinasi yang wajib dikunjungi bagi para pecinta alam.
Dengan cerita ini, Wanadri mengingatkan kita akan pentingnya persiapan dan solidaritas dalam setiap petualangan.









