
Tak hanya sektor perhotelan dan restoran, para pengusaha wisata outing juga dihantam telak kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah, baik pusat maupun daerah.
Hal itu diakui oleh Gigih Gesang, Sekjen DPP Asosiasi Experential Learning Indonesia (AELI), organisasi yang mewadahi para provider kegiatan pendidikan alternatif berbasis alam bebas. Saat ini, AELI sudah hadir di 24 provinsi di Indonesia.
Menurut Gigih, kebijakan efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah benar-benar telak menghantam para anggotanya. Persentase pengurangannya bahkan sampai 100 persen, alias tidak ada sama sekali kegiatan outing yang dilakukan pemerintah.







