
Misteri Perhiasan Louvre yang Hilang
Museum Louvre, destinasi wajib bagi para pelancong yang tertarik dengan sejarah dan seni, kembali menjadi sorotan setelah delapan perhiasan era Napoleon dikabarkan dicuri dalam aksi perampokan pada siang bolong hari Minggu (19/10/2025). Namun, tak lama setelahnya, perhiasan tersebut muncul di platform daring seperti Vinted dan eBay dengan harga mulai £100.000 atau setara Rp 2,2 miliar. Tapi, tentu saja, semua itu palsu!
Perhatikan Sebelum Berbelanja Online
Menurut detektif seni Arthur Brand, perhiasan yang dicuri dari Louvre begitu terkenal sehingga tidak mungkin para pencuri bisa menjualnya dengan mudah. Brand mengungkapkan bahwa satu-satunya cara para pencuri survive adalah dengan melebur perak dan emas, membongkar berlian, dan mencoba memotong bagian-bagian perhiasan tersebut. Dengan demikian, perhiasan asli mungkin tidak akan pernah ditemukan lagi.
Tips Berbelanja Aman Online
Jika Anda berniat berbelanja perhiasan online, pastikan untuk memeriksa sumber daya yang kredibel dan memahami bahwa harga semahal Rp 2,2 miliar mungkin tidak pernah sesuai dengan kualitas aslinya. Selain itu, selalu perhatikan ulasan pengguna dan cari tahu riwayat penjual sebelum melakukan transaksi.
Alasan Mengunjungi Louvre
Museum Louvre sendiri tetap menjadi destinasi wisata yang tak tergantikan bagi para pecinta seni. Dengan koleksi sejarah yang kaya, termasuk Monalisa dan David, Louvre menawarkan pengalaman yang tak bisa diduplikasi. Jadi, jika Anda berencana untuk mengunjungi Paris, jangan lewatkan kesempatan untuk melihat koleksi asli di Louvre.
Penutup
Perhiasan Louvre palsu yang dijual online mungkin menarik secara finansial, tetapi ingatlah bahwa Louvre sendiri adalah tempat yang wajib dikunjungi untuk merasakan sejarah dan keindahan yang autentik. Jadi, selain berhati-hati dalam berbelanja online, pastikan juga untuk menyusun rencana perjalanan ke Paris dan jelajahi keajaiban Louvre secara langsung!









