
Pengalaman mendaki gunung Merbabu yang Menyita Perhatian
Media sosial tengah ramai membicarakan dugaan kapling lahan di jalur pendakian Gunung Merbabu. Operator tur dikabarkan telah memasang spanduk merah bertuliskan “Selamat Datang di Camp Area Tiga Dewa Adventure” di ketinggian, menandai lahan tersebut sebagai eksklusif.
Bentang Alam dan Kontroversi
Gunung Merbabu, dengan puncaknya yang menjulang di Jawa Tengah, adalah tujuan favorit para pendaki. Namun, kontroversi muncul setelah spanduk merah tersebut muncul, memancing pertanyaan tentang kawasan publik yang dikelola secara eksklusif. Beberapa pendaki merasa keberatan dengan tindakan ini, yang dinilai sebagai “boking lahan” yang merugikan publik.
Tips dan Fakta Unik
Jalur pendakian Merbabu biasanya memakan waktu sekitar 8-10 jam, dengan titik kumpul di Desa Kaliurang. Ketinggian puncaknya, 3.145 mdpl, menawarkan pemandangan awan yang mempesona. Namun, kontroversi spanduk ini menambah topik diskusi bagi para pendaki.
Kenapa Gunung Merbabu Wajib Dikunjungi?
Selain keindahan alamnya, Gunung Merbabu juga menjadi bagian penting dari ekosistem Jawa. Namun, kontroversi seputar kapling lahan ini menjadi peringatan penting tentang perlunya pengelolaan kawasan alam yang lebih adil dan transparan.











