
Honda telah menunjukkan keseriusannya menggarap mobil listrik melalui pameran Japan Mobility Show (JMS) 2025. Bahkan, peluncuran produk mereka berpusat ke kendaraan ramah lingkungan tersebut. Lantas, sejauh apa peluang Asia Tenggara ditunjuk sebagai pusat pengembangan mobil listrik?
Toshio Kuwahara selaku President & CEO of Asian Honda Motor Co. menegaskan, pihaknya harus melakukan banyak pertimbangan sebelum menetapkan suatu negara sebagai pusat pengembangan atau produksi. Menurutnya, penunjukkan itu tergantung permintaan pasar setempat.
“(Pusat) produksi dilakukan di wilayah yang memiliki permintaan. Beberapa model elektrifikasi sudah mulai diproduksi di Thailand dan Indonesia sebelum Jepang,” ujar Kuwahara pada forum diskusi yang digelar di kantor Honda di Minato, Tokyo, Jumat (31/10).









