Di balik arsitektur kolonial di jantung kota Sukabumi, berdiri sebuah saksi bisu sejarah bernama Rumah Notaris Tunggal. Bangunan yang usianya hampir 100 tahun itu bukan sekadar peninggalan masa lampau, tetapi menyimpan pelajaran soal arsitekturtahan gempa.
Dikelilingi dengan pekarangan yang luas, rumah lawas itu seolah memanggil setiap orang yang lewat untuk menengokkan kepala. Rumah itu dinamai Wisma Wisnu Wardhani kini dan dikelola oleh Setukpa (Sekolah Pembentukan Perwira) Sukabumi.
Wisma itu ada di Jalan Bhayangkara No. 219, Sukabumi. Wisma Wisnu Wardhani tidak dibuka untuk umum. Apabila traveler ingin berkunjung untuk kunjungan sejarah atau acara khusus, diperlukan surat permohonan ijin terlebih dahulu.







