
Insiden turis Brasil, Juliana Marins (27) dan kecelakaan pendaki lain hingga meninggal dunia di Gunung Rinjani menjadi pelajaran mahal dan menjadi bukti bahwa pendakian tidaklah sesederhana itu. Pendaki harus menyiapkan fisik maupun mental, juga perlengkapan dan peralatan pendakian dengan matang.
Pernyataan itu diungkapkan wanadri atau Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri, organisasi pecinta alam tertua di Indonesia yang didirikan pada 1964. Mereka berbelasungkawa untuk pendaki Brasil yang meninggal dan mengapresiasi usaha tim SAR.
“Pertama-tama kita ikut turut bela sungkawa ya terhadap kejadian ini, terutama terhadap korban dan keluarganya ya. Kedua, kita patut apresiasi dan bangga kepada tim besar kita yang sudah bersusah payah dengan medan yang cukup berbahaya yang pada nyatanya bisa mengevakuasi jenazah korban dengan baik sampai di tempat yang semestinya,” kata Alisar, ketua Komisi Operasional Dewan Normatif Wanadri dan Ketua Monev Recruitment Wanadri dihubungi detikcom , Kamis (26/6/2025).







