
Seorang turis Brasil, Juliana Marins, menemukan akhir tragis setelah terjatuh di gunung Rinjani. Jenazahnya akhirnya diterbangkan pulang ke Brasil setelah melalui proses autopsi di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM). Kabid Penunjang Non Medik RSBM, Ellien Christiansen Nainggolan, mengungkapkan bahwa jenazah Juliana telah diserahkan ke Yayasan Antar Bangsa untuk diberangkatkan ke negara asalnya.
Keindahan Alam Rinjani
Gunung Rinjani, dengan ketinggian 3.726 meter, adalah destinasi favorit bagi para pecinta alam. Pemandangan eksotis dari puncak Rinjani menjanjikan pengalaman tak terlupakan. Namun, seperti kasus Juliana, petualangan di alam terbuka selalu memiliki risiko yang perlu diwaspadai.
Tips Perjalanan ke Rinjani
Sebelum berangkat, pastikan untuk mempersiapkan diri dengan baik. Ikuti rute yang ditetapkan oleh pemandu, karena medan yang berat dan cuaca yang ekstrem bisa menjadi tantangan. Rekomendasi waktu terbaik untuk mendaki adalah musim kering, dari Juli hingga September.
Pesona Lokal dan Keamanan
Selain keindahan alamnya, Rinjani juga memiliki budaya lokal yang kaya. Penduduk setempat selalu siap membantu turis, namun penting untuk tetap menjaga kewaspadaan. Jika terjadi kecelakaan seperti yang dialami Juliana, rumah sakit terdekat seperti RSBM menjadi opsi yang handal.
Penutup:
Gunung Rinjani memang menjanjikan petualangan seru, namun jangan lupa untuk selalu berhati-hati. Dengan persiapan yang matang dan rasa hormat terhadap alam, Rinjani siap memberikan pengalaman tak terlupakan. Pastikan untuk memprioritaskan keselamatan selama perjalanan!









