
Kondisi sepi okupansi akibat efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah membuat hotel-hotel di Jawa Barat terpaksa memangkas tenaga kerja mereka.
Industri perhotelan di Jawa Barat makin muram. Bukan hanya karena turunnya jumlah tamu, tapi juga karena ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mulai mengintai ribuan pekerja di sana.
Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 ditengarai menjadi pemicunya. Hotel-hotel di Jabar kini sepi karena tingkat okupansi yang merosot tajam.







