
Pengenalan Kasus
Muhammad Reihan Alfariziq, seorang korban dari pengendara yang merokok di jalan raya, mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 106 UU LLAJ. Dia nyaris dilindas truk karena kelalaian pengendara yang merokok, menyoroti kelemahan undang-undang yang tidak secara tegas melarang aktivitas tersebut.
Analisis Pasal 106 UU LLAJ
Pasal 106 UU LLAJ mengatur bahwa pengemudi wajib berkendara dengan wajar dan penuh konsentrasi. Namun, Muhammad Reihan menilai pasal ini tidak cukup spesifik untuk melarang merokok sambil berkendara, yang menjadi penyebab utama kecelakaan dalam kasusnya.
Solusi dan Rekomendasi
Untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas, diperlukan revisi undang-undang yang lebih tegas mengenai larangan merokok saat berkendara. Penggunaan teknologi seperti sensor atau kamera dalam kendaraan dapat menjadi solusi tambahan untuk memantau konsentrasi pengemudi.
Penutup
Kasus ini menegaskan pentingnya perbaikan regulasi lalu lintas serta penerapan teknologi canggih untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan.







