
Langkah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan ke fasilitas nuklir Iran berdampak kepada penerbangan internasional. Sejumlah maskapai internasional mengalihkan rute penerbangan mereka dari wilayah udara Timur Tengah pada Minggu (22/6/2025).
Data dari situs pelacakan penerbangan FlightRadar24 menunjukkan bahwa tak ada penerbangan melewati koridor sejak kemarin. FlightRadar24 mengonfirmasi situasi tersebut di platform media sosial X, seperti dilansir Reuters dan dikutip Senin (23/6).
“Setelah serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran, lalu lintas komersial di wilayah tersebut beroperasi sebagaimana adanya sejak pembatasan wilayah udara baru diberlakukan minggu lalu,” tulis FlightRadar24 di platform X dikutip kantor berita Reuters, Senin (23/6).











