Travel

**Mengapa Bandara Kertajati Sepi? Waktu 1,5 Jam dari Bandung Jadi Penyebab?**

×

**Mengapa Bandara Kertajati Sepi? Waktu 1,5 Jam dari Bandung Jadi Penyebab?**

Sebarkan artikel ini
**Mengapa Bandara Kertajati Sepi? Waktu 1,5 Jam dari Bandung Jadi Penyebab?**
**Mengapa Bandara Kertajati Sepi? Waktu 1,5 Jam dari Bandung Jadi Penyebab?**

Bandara Kertajati: Misteri Ke sepiannya yang Menyita Perhatian
Sejak resmi beroperasi pada 29 Oktober 2023, Bandara Kertajati, atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), telah menjadi sorotan publik. Namun, ironisnya, bandara megah ini malah terkenal karena ke sepiannya. Waktu tempuh 1,5 jam dari Bandung dituduh sebagai biang kerok. Apakah benar jarak menjadi faktor utama, atau ada sesuatu yang lebih dalam di balik ini?
Faktor Konektivitas: Bukan Hanya Jarak yang Menentukan
Bukan hanya waktu tempuh yang menjadi persoalan, faktor konektivitas juga menjadi perhatian. Bandara Kertajati, dengan luas lahan 1.800 hektar dan runway panjang 3.000 x 60 meter, seharusnya mampu menarik lebih banyak penumpang. Namun, kurangnya penerbangan reguler dan konektivitas dengan kota-kota lain menjadi hambatan. Meski diproyeksikan melayani 5,6 hingga 12 juta penumpang per tahun hingga 2024, kenyataannya jauh dari target.
Tips dan Fakta Unik Tentang Bandara Kertajati
Bagi Anda yang tertarik mengunjungi Bandara Kertajati:
1. Rute Terbaik: Dari Bandung, perjalanan ke bandara ini bisa dilakukan via Tol Cipularang, yang memakan waktu sekitar 1,5 jam.
2. Fakta Menarik: Bandara ini memiliki infrastruktur modern, termasuk terminal internasional dan domestik yang terpisah, serta fasilitas parkir yang luas.
3. Waktu Terbaik: Kunjungi bandara saat pagi atau sore untuk menikmati pemandangan yang lebih menjanjikan.
Mengapa Bandara Kertajati Wajib Dikunjungi?
Meski sepi penumpang, Bandara Kertajati memiliki daya tarik tersendiri. Dengan infrastruktur yang canggih dan strategi pemasaran yang lebih baik di masa depan, bandara ini有望 menjadi salah satu pintu gerbang transportasi udara terpenting di Jawa Barat. Jadi, apakah Anda siap menjadi bagian dari sejarah bandara ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *