
Misteri dan Daya Tarik Keraton Solo
Siapa yang tidak terpikat oleh sejarah dan budaya Jawa? Keraton Solo, dengan semua keagungannya, kembali menjadi sorotan setelah kontroversi melibatkan Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Tudingan melecehkan adat Keraton Solo dilontarkan oleh PB XIV Purbaya, namun PB XIV Mangkubumi langsung membela. Kisah ini tak hanya menarik, tetapi juga menggugah kita untuk lebih memahami budaya lokal yang kaya.
Sejarah dan Budaya yang Kaya
Keraton Solo adalah tempat penuh makna budaya. Fadli Zon dikritik karena memasuki bangunan Sanggabuwana, dianggap sakral oleh sebagian pihak. Namun, PB XIV Mangkubumi menegaskan bahwa acara peresmian tidak melanggar adat. Inilah contoh bagaimana keraton tidak hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai simbol kebudayaan yang hidup.
Tips untuk Menjelajahi Keraton Solo
– Rute: Keraton Solo mudah diakses dari Surakarta, Jawa Tengah. Dari Stasiun Solo, Anda bisa naik angkutan umum atau taxi.
– Waktu Terbaik: Kunjungi pada pagi atau sore hari untuk menghindari terik matahari.
– Ceramah atau Tour Guided: Jika ingin memahami lebih dalam sejarahnya, ikuti tour guided atau minta ceramah dari petugas keraton.
Mengapa Keraton Solo Wajib Dikunjungi?
Keraton Solo adalah destinasi wajib bagi siapa saja yang menghargai budaya dan sejarah. Dengan kisah-kisah seperti kontroversi Fadli Zon dan PB XIV Mangkubumi, tempat ini semakin menarik untuk dieksplorasi. Datang dan rasakan pesona budaya Jawa yang nyata di sini!





