Travel

Menyusuri Kebudayaan Suku Baduy Dalam dan Anak Dalam: Kisah Repan dan Akses Kesehatan

×

Menyusuri Kebudayaan Suku Baduy Dalam dan Anak Dalam: Kisah Repan dan Akses Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Menyusuri Kebudayaan Suku Baduy Dalam dan Anak Dalam: Kisah Repan dan Akses Kesehatan
Menyusuri Kebudayaan Suku Baduy Dalam dan Anak Dalam: Kisah Repan dan Akses Kesehatan

Pengalaman Mempesona
Repan, seorang remaja 16 tahun dari suku Baduy Dalam, menjadi sorotan setelah ditolak rumah sakit di Jakarta Pusat karena tidak memiliki KTP. Kisahnya tidak hanya menggugah hati, tetapi juga menunjukkan tantangan yang dihadapi masyarakat suku anak dalam di Jambi dan Sumatera Selatan. Dilarang memiliki KTP, KK, atau bpjs, mereka menghadapi kesulitan akses layanan kesehatan. Namun, Provinsi Banten telah memberikan solusi dengan menyesuaikan layanan kesehatan di rumah sakit dan Puskesmas.
Tips Perjalanan
Jika ingin merasakan budaya yang autentik, kunjungi Kampung Baduy Dalam di Banten. Datanglah pada musim kering untuk menghindari jalan yang licin. Ajaklah guide lokal untuk menikmati pemandangan alam yang menakjubkan dan mengetahui lebih dekat tentang kehidupan suku ini.
Pesona Lokal
Selain budaya, suku Baduy Dalam juga dikenal dengan kerajinan tangan yang unik. Jangan lewatkan kesempatan untuk membeli produk lokal sebagai kenang-kenangan.
Rekomendasi Tempat
Bagi Anda yang tertarik dengan kearifan lokal, explore juga wilayah Jambi dan Sumatera Selatan tempat suku Anak Dalam tinggal. Di sana, Anda dapat menemukan keindahan alam dan budaya yang tak kalah menarik dengan suku Baduy Dalam.
Penutup
Kisah Repan dan suku Anak Dalam adalah potongan dari Indonesia yang lebih dalam. Dengan mengetahui dan menghormati budaya mereka, kita dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat setempat. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi budaya yang autentik ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *