
Pengalaman Menyedihkan di Tepi Selat Padar
Abu jenazah pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, dan dua anaknya, menjadi cerita sedih yang menghiasi perairan Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo. Tragedi ini terjadi saat KM Putri Sakinah tenggelam pada 26 Desember 2025. Abu jenazah yang dikabulkan ke Spanyol oleh istri Fernando, Andrea Ortuno, dan keluarganya, menjadi simbol kekuatan dan kepedulian yang menggerakkan hati.
Keindahan Alam Taman Nasional Komodo
Selat Pulau Padar, yang terletak di Labuan Bajo, NTT, adalah surga alam yang menakjubkan. Taman Nasional Komodo dengan keanekaragaman hayati dan keindahan bawah lautnya menarik wisatawan dari seluruh dunia. Namun, di balik keindahan ini terdapat cerita-cerita yang mengharukan, seperti tragedi Fernando dan keluarganya.
Tips Perjalanan ke Labuan Bajo
Jika Anda berniat mengunjungi Labuan Bajo, berikut beberapa tips praktis:
– Rute: Perjalanan dapat dilakukan melalui Bandara Komodo di Labuan Bajo, dengan waktu penerbangan sekitar 2-3 jam dari Denpasar.
– Waktu Terbaik: Bulan April hingga Oktober adalah musim kering, ideal untuk menjelajahi Taman Nasional Komodo.
– Biaya: Perjalanan wisata ke Komodo dapat bervariasi, mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 5 juta per orang tergantung paket yang dipilih.
Pesona Lokal dan Keunikan Budaya
Selain keindahan alam, Labuan Bajo juga memiliki budaya yang kaya. Masyarakat setempat dengan ramahannya dan budaya yang unik membuat pengalaman wisata Anda lebih berarti. Namun, di balik semua itu, jangan lupakan cerita-cerita seperti tragedi Fernando yang mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan dan penghormatan terhadap alam.
Akhiri Perjalanan dengan Tulus
Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo adalah destinasi yang wajib dikunjungi, terutama bagi pecinta alam bebas dan pengagum keindahan alam. Namun, di samping itu, kita juga harus tetap waspada dan memperhatikan keselamatan selama perjalanan. Jangan lupa untuk menghormati alam dan mempelajari sejarah serta budaya setempat.









