
Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi Sukamdani menilai pemerintah belum menempatkan sektor pariwisata sebagai prioritas utama. Menurutnya, sejak Indonesia merdeka, pariwisata hanya dianggap sebagai pelengkap pembangunan, bukan sebagai pilar utama ekonomi nasional.
“Sejak republik ini berdiri, pariwisata tidak pernah menjadi program utama dari pemerintahan yang ada. Dari dulu hingga sekarang, pariwisata selalu diperlakukan sebagai program pelengkap,” ujar Hariyadi dalam konferensi pers yang digelar secara hybrid, Minggu (12/10/2025).
Hariyadi menjelaskan dalam undang-undang yang mengatur kementerian negara, pariwisata tidak termasuk ke dalam sektor yang dianggap penting. Akibatnya, pariwisata tidak masuk dalam kategori prioritas nasional. Hal ini berdampak pada kewenangan kementerian yang terbatas dan anggaran yang kecil.











