
Pekerja hotel di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), tengah muram. Asosiasi Hotel Mataram (AHM) mencatat seribu pekerja hotel menganggur karena okupansi turun.
Jumlah tersebut tersebar hampir di seluruh hotel berbintang maupun nonbintang. Minimnya kegiatan pemerintah karena kebijakan efisiensi dituding memberi andil besar.
“Dengan sepinya hunian hingga event pemerintah pun tidak ada, akibatnya yang sudah terjadi di Kota Mataram ialah karyawan kontrak sudah tidak diperpanjang (lagi). Karyawan yang daily juga sudah nggak dipanggil lagi. Semua hotel sudah melakukan itu,” kata Ketua AHM I Made Adiyasa Kurniawan saat dikonfirmasi di Mataram, Kamis (12/6/2025), dilansir detikbali .











