
Pertambangan di Raja Ampat mulai mendapat perhatian dunia. Kekayaan hayatinya membuat Raja Ampat disebut sebagai spot diving dunia.
“Area ini adalah rumah bagi 75% spesies karang dunia dan lebih dari 1.600 jenis ikan,” itulah yang ditulis oleh media Independent UK pada Rabu (11/6).
Media Inggris itu menulis bahwa Raja Ampat ditetapkan sebagai Taman Geopark Global UNESCO dengan zona konservasi laut yang dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Artinya wilayah ini telah diakui oleh UNESCO sebagai bagian dari jaringan Geopark Global (taman bumi), yang memiliki nilai geologis penting dan dilindungi.











