
Penurunan Drastis pada Penjualan Sedan Listrik di Indonesia
Sedan listrik rupanya kurang diminati, terutama pada segmen sedan dengan kapasitas mesin 1500 cc – 3001 cc. Data distribusi wholesales menunjukkan penurunan signifikan hingga 6.206 unit antara tahun 2024 dan 2025. Total penjualan Januari-November 2024 mencapai 10.015 unit, namun pada tahun 2025 hanya 3.809 unit, menandakan penurunan minat yang mencolok.
Spesifikasi dan Analisis
Sedan listrik diklaim memiliki teknologi canggih, seperti mesin yang efisien dan desain aerodinamis. Namun, faktor seperti harga yang tinggi dan infrastruktur pengisian yang belum merata menjadi hambatan utama.
Faktor Penyebab Penurunan Penjualan
Beberapa faktor mungkin mempengaruhi penurunan ini, seperti kurangnya awareness konsumen terhadap manfaat sedan listrik dan ketidakstabilan pasar otomotif domestik.
Saran Praktis untuk Konsumen dan Produsen
Konsumen disarankan untuk lebih memahami teknologi dan keunggulan sedan listrik sebelum memutuskan pembelian. Sementara produsen perlu meningkatkan kampanye pemasaran dan memperluas jaringan pengisian listrik untuk meningkatkan daya tarik pasar.
Penutup
Secara umum, seberapa laris sedan listrik di Indonesia masih menjadi tanda tanya, terutama dengan angka penjualan yang terus menurun. Namun, dengan perbaikan infrastruktur dan strategi pemasaran yang lebih baik, mungkin mampu memulihkan tren ini di masa depan.









