
Amerika Serikat dilaporkan menggunakan pesawat pengebom siluman B-2 untuk menyerang situs nuklir di Iran. B-2 menjadi salah satu senjata strategis milik Amerika Serikat.
Dikutip dari Reuters , Minggu (22/6/2025) berkat teknologi siluman B-2, pesawat ini mampu menembus sistem pertahanan udara paling canggih dan menghantam target yang diperkuat, seperti fasilitas nuklir bawah tanah milik Iran.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim telah berhasil menyerang tiga lokasi nuklir di Iran. Dalam cuitannya di X, Trump menyebut, AS juga menyerang fasilitas pengayaan uranium bawah tanah di Fordow.











