
Ada tren baru di dunia pariwisata, namanya Sleep Tourism. Turis-turis lebih memilih tidur nyenyak saat liburan.
Siapa sangka, aktivitas sehari-hari paling sederhana yang dilakukan manusia kini menjelma jadi salah satu agenda favorit dalam dunia pariwisata.
Ya, setelah bertahun-tahun terjebak dalam rutinitas dan stres akibat pandemi, banyak orang mulai mengubah cara mereka memaknai liburan. Kini, tujuan utama bepergian bukan lagi sekadar melihat dunia, tapi untuk menutup mata dan benar-benar tidur nyenyak.











