Travel

**Unik, Santa Maria de Fatima: Gereja Bergaya Tionghoa di Glodok**

×

**Unik, Santa Maria de Fatima: Gereja Bergaya Tionghoa di Glodok**

Sebarkan artikel ini
**Unik, Santa Maria de Fatima: Gereja Bergaya Tionghoa di Glodok**
**Unik, santa maria de Fatima: Gereja Bergaya Tionghoa di Glodok**

Pengalaman Unik di Khatulistiwa
Siapa yang sangka, di tengah-tengah hiruk-pikuk Glodok, Jakarta Barat, tersembunyi gereja Katolik dengan arsitektur yang jauh dari biasanya. Gereja Santa Maria de Fatima, atau Gereja De Fatma, menawarkan pengalaman rohani yang unik. Dengan bangunan berusia sekitar 80 tahun, gereja ini lebih mirip klenteng daripada gereja Katolik biasa.
Cerita Di Balik Gereja Unik Ini
Gereja ini memiliki sejarah menarik. Awalnya, bangunan ini adalah rumah seorang saudagar Tionghoa pada 1950-an. Setelah beralih keyakinan ke Katolik, dia menyerahkan rumahnya sebagai gereja. Sejak saat itu, gereja ini menjadi tempat ibadah yang penuh makna.
Tips Perjalanan ke Gereja De Fatma
Rute: Berada di Glodok, gereja ini mudah dijangkau dari stasiun MRT atau busway.
Waktu Terbaik: Kunjungi saat pagi atau sore untuk suasana yang lebih tenang.
Biaya: Gratis, tetapi donasi selalu diterima.
Penutup: Kenapa Wajib Dikunjungi?
Gereja Santa Maria de Fatima menawarkan lebih dari sekadar tempat ibadah. Ini adalah destinasi untuk mempelajari sejarah percampuran budaya di Jakarta. Dengan arsitektur yang unik dan cerita di baliknya, gereja ini pasti akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Jangan lewatkan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *