
India saat ini dihadapkan dengan virus Nipah yang disebabkan oleh kelelawar. Institut Penelitian Medis Nasional (NIMR) telah mulai melakukan tes RT-PCR (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction) secara acak pada kelelawar di Kebun Binatang Alipore, di Kolkata selatan, untuk memeriksa apakah hewan-hewan ini merupakan pembawa virus Nipah.
Langkah ini diambil menyusul deteksi dua kasus virus Nipah di Benggala Barat. Dilansir dari NDTV , Rabu (28/1/2026) pada hari Sabtu (24/1) tim dari NIMR mengumpulkan sampel darah dan usap dari kelelawar di kebun binatang pada Kamis dan Jumat pagi. Untuk meredakan kekhawatiran akan virus Nipah, sampel darah dan usap telah dikumpulkan dari kelelawar di kebun binatang dan dikirim untuk pengujian RT-PCR.
Baru-baru ini, beberapa kelelawar dari daerah Madhyamgram, Barasat, dan Basirhat di distrik North 24 Parganas telah diuji. Di Kolkata, Kebun Binatang Alipore adalah satu-satunya tempat dengan populasi kelelawar yang signifikan.











