
Menteri Pariwisata widiyanti putri Wardhana mengakui bahwa tahun 2025 menjadi periode yang cukup berat bagi industri perhotelan di Indonesia. Tekanan ekonomi, perubahan pola belanja, hingga dinamika pasar membuat tingkat okupansi hotel mengalami penurunan signifikan, terutama pada awal tahun.
Hal itu disampaikan Widiyanti dalam Rapat Kerja Nasional Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) 2026 yang diselenggarakan di Semarang, Selasa (10/2/2026).
Dalam sambutannya, ia menyebut bahwa rata-rata tingkat hunian hotel pada 2025 tercatat lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.







